InternasionalOlahragaPendidikan

Dekan FTK UIN Ar-Raniry Ikuti Forum Dekan Pendidikan Dunia 2026 di Tiongkok

BANDA ACEH — Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Safrul Muluk, menjadi bagian dari pemberitaan terkait The 7th Global Education Deans’ Forum (GEDF) 2026, forum internasional yang mempertemukan para pemimpin lembaga pendidikan dari berbagai negara di Shanghai dan Xi’an, Tiongkok, pada 22–27 Oktober 2026.

Forum ini diselenggarakan untuk memperkuat dialog dan kolaborasi antar-pimpinan lembaga pendidikan dalam merespons berbagai tantangan pendidikan global, termasuk transformasi digital, perkembangan kecerdasan buatan (AI), pemerataan akses pendidikan, serta pengembangan kualitas tenaga pendidik.

Mengangkat tema “Education’s Dingli”, GEDF 2026 menyoroti pentingnya menjaga nilai, prinsip, dan misi utama pendidikan di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Kehadiran Dekan FTK UIN Ar-Raniry dalam forum tersebut, apabila telah terkonfirmasi, dapat menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan internasional dan membuka peluang pertukaran gagasan mengenai pengembangan pendidikan tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan dan keguruan.

Perkuat Perspektif Pendidikan di Tingkat Global

GEDF merupakan forum yang diinisiasi pada 2018 oleh Yuan Zhenguo, Dekan Fakultas Pendidikan East China Normal University (ECNU), bersama Rick Ginsberg dari University of Kansas, Amerika Serikat.

Sejak pertama kali diselenggarakan, forum ini berkembang menjadi ruang diskusi internasional yang melibatkan dekan dan perwakilan lembaga pendidikan dari hampir 30 negara dan wilayah. Berbagai isu telah dibahas, mulai dari internasionalisasi pendidikan dan pengembangan guru hingga penerapan teknologi digital serta kecerdasan buatan dalam pembelajaran.

Pada penyelenggaraan tahun ini, forum diarahkan untuk memperkuat pemahaman bersama mengenai peran lembaga pendidikan dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif, berkeadilan, tangguh, dan berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung di East China Normal University, Shanghai, pada 22–24 Oktober, kemudian dilanjutkan di Shaanxi Normal University, Xi’an, pada 24–26 Oktober 2026. Agenda meliputi pidato utama, diskusi akademik, pertukaran praktik pendidikan, serta kunjungan ke sekolah dan lokasi bersejarah.

Melalui forum internasional ini, pertukaran pengalaman antar-pemimpin pendidikan diharapkan dapat memperkaya perspektif dalam menghadapi perubahan dunia pendidikan sekaligus memperkuat kerja sama lintas negara.

Partisipasi pimpinan perguruan tinggi dalam forum sejenis juga menjadi peluang untuk memperluas jejaring akademik dan mengeksplorasi gagasan inovatif yang relevan dengan pengembangan pendidikan di Indonesia.

Sumber informasi forum: Faculty of Education, East China Normal University (ECNU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *