Kegiatan pembagian masker gratis oleh Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara (IMARSU) sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat Banda Aceh berlangsung sukses.
BANDA ACEH —21 Oktober 2026, Kegiatan Sosial dan Kemanusiaan “Masker Gratis” yang diadakan oleh Lembaga Ikatan Mahasiswa Ar-Raniry Sumatera Utara (IMARSU). Kegiatan ini direncanakan dan telah berhasil dilaksanakan oleh Divisi HUMAS IMARSU Marsada Tondi. Kegiatan ini dilaksanakan Kepala Divisi HUMAS IMARSU Ahmad Faris Hidayah yang sekaligus Menjadi Kordinator dalam Aksi ini Bersama Team diantara 3 orang Menjadi Pemberi Masker dan 1 orang Dokumentasi.Kegiatan tersebut telah dilakukan di Lampu Merah Simpang Jamboetape kepada para pengendara-pengendara Motor dilingkungan Area Tersebut.
Antusias para Pengendara bermotor sangat ramai yang dimayoritasi oleh Pelajar,Mahasiswa dan Pekerja Kantoran. Ahmad Faris Hidayah Melihat langsung Bagaimana Senyuman dari Pengendara Terlihat dan Ucapan Terimakasih banyak dilontarkan kepada Mereka, “Kami tidak menyesal membuat Kegiatan ini karena Kami Pelajar dari Sumatera Utara ini mendapat respon yang sangat baik dari Masyarakat Banda Aceh, Kehangatan ini sangat terasa bagi saya pribadi juga”. Kata Ahmad Faris Hidayah selaku Kepala Humas IMARSU.
Di tengah gempuran bencana yang mengancam kesehatan dan keselamatan masyarakat, Divisi Hubungan Masyarakat (HUMAS) Ikatan Mahasiswa Ar-Raniry Sumatera Utara (IMARSU) berhasil menginisiasi kegiatan kemanusiaan berupa pembagian masker gratis sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di daerah tempat mereka menuntut ilmu.
Kegiatan ini juga Merupakan langkah nyata Mahasiswa dalam Merespons kondisi lingkungan yang tidak baik-baik saja. Melalui kegiatan tersebut, IMARSU Berupaya Membantu para masyarakat agar Mudah mendapatkan Masker gratis agar meminimalkan risiko gangguan pernapasan,penyakit pasca Paparan Asap selama beberapa hari.
Bagi IMARSU, kegiatan ini bukan sekadar membagikan masker kepada masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi simbol kepedulian, solidaritas, dan rasa terima kasih kami terhadap tanah yang kini mereka tempati sebagai mahasiswa perantauan di Serambi Makkah.
Gagasan kegiatan ini berawal dari pemikiran Kepala Divisi HUMAS IMARSU, Ahmad Faris Hidayah, yang melihat bahwa di tengah berbagai bencana dan persoalan lingkungan, mahasiswa tidak seharusnya hanya menjadi penonton. Menurutnya, kondisi yang terjadi membutuhkan aksi nyata yang dapat dilakukan sesuai dengan kemampuan dan peran mahasiswa.
Berangkat dari pemikiran tersebut, pembagian masker gratis dipilih sebagai salah satu bentuk kontribusi sederhana yang memiliki nilai kemanusiaan. Masker dibagikan sebagai upaya membantu masyarakat mengurangi paparan partikel di udara, terutama ketika kualitas udara memburuk akibat asap. Meskipun sederhana, langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian bersama terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat.
Inisiatif tersebut juga mencerminkan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab sosial terhadap lingkungan tempat mereka tinggal. Status sebagai mahasiswa perantauan bukanlah alasan untuk bersikap acuh terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat setempat. Sebaliknya, keberadaan mahasiswa seharusnya menjadi bagian dari kekuatan sosial yang mampu menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Bagi keluarga besar IMARSU, rasa cinta terhadap tanah tempat berpijak tidak cukup hanya diungkapkan melalui kata-kata. Rasa cinta tersebut perlu diwujudkan melalui tindakan, kepedulian, dan keberanian untuk mengambil bagian dalam menghadapi persoalan bersama. Melalui pembagian masker gratis, IMARSU ingin menunjukkan bahwa kepedulian dapat dimulai dari langkah kecil yang dilakukan dengan niat tulus.
Keberhasilan kegiatan ini menjadi pengingat bahwa aksi kemanusiaan tidak selalu harus dimulai dengan program besar atau sumber daya yang melimpah. Kepedulian dapat tumbuh dari kepekaan melihat keadaan, keberanian menyampaikan gagasan, serta kemauan untuk bergerak bersama demi kepentingan masyarakat.
Di tengah situasi bencana, masyarakat membutuhkan lebih dari sekadar simpati. Mereka membutuhkan tindakan nyata yang dapat membantu mengurangi risiko dan mendorong kesadaran kolektif. Oleh karena itu, Divisi Humas IMARSU berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan organisasi kepemudaan lainnya untuk turut mengambil peran dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Melalui gerakan HUMAS IMARSU Berbagi Masker Gratis, IMARSU menegaskan bahwa mahasiswa bukan hanya kelompok akademis yang berfokus pada kegiatan perkuliahan, melainkan juga bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kemanusiaan dan lingkungan.
Sebab, di tengah gempuran bencana, kepedulian tidak boleh berhenti menjadi wacana. Ia harus hadir dalam tindakan nyata. Dari mahasiswa perantauan, untuk tanah yang ditempati, dan untuk kemanusiaan yang harus terus dijaga.
HUMAS IMARSU — Bergerak dengan Kepedulian, Hadir untuk Kemanusiaan.

