Dekan FTK UIN Ar-Raniry Hadiri Global Education Dean Forum 2026 di Shanghai, Perluas Wawasan Pendidikan Internasional
SHANGHAI – Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Safrul Muluk, S.Ag., M.A., M.Ed., Ph.D., mengikuti forum pendidikan internasional di Shanghai, Tiongkok, pada 21–25 Oktober 2026. Keikutsertaan tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan pendidikan global dan transformasi pembelajaran di era digital.
Kegiatan ini berlangsung dalam rangkaian The 14th Shanghai Forum on Lifelong Education yang digelar pada 21 Oktober 2026 di Auditorium Yifu Building, East China Normal University (ECNU), Shanghai. Forum tersebut membahas peran perguruan tinggi dalam membangun masyarakat pembelajar sepanjang hayat di tengah perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Forum internasional ini mempertemukan pimpinan perguruan tinggi, akademisi, peneliti, dan berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan. Pertemuan tersebut menjadi wadah untuk bertukar gagasan, berbagi pengalaman, serta mendiskusikan tantangan pendidikan yang muncul seiring perkembangan teknologi.
Partisipasi Prof. Safrul Muluk mencerminkan keterlibatan UIN Ar-Raniry dalam dialog akademik internasional. Melalui forum ini, berbagai perspektif mengenai pengembangan pendidikan tinggi, inovasi pembelajaran, dan pemanfaatan teknologi digital dapat menjadi bahan pertimbangan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan kampus.
Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah konsep lifelong learning society, yakni masyarakat yang terus belajar sepanjang hayat. Pendekatan ini menekankan bahwa proses pembelajaran tidak hanya berlangsung melalui pendidikan formal, tetapi juga melalui berbagai kesempatan belajar yang menyesuaikan kebutuhan individu dan perkembangan masyarakat.
Perkembangan kecerdasan buatan turut menghadirkan peluang baru bagi dunia pendidikan. Teknologi tersebut berpotensi memperluas akses pengetahuan, mendukung metode pembelajaran inovatif, serta membantu menciptakan proses pendidikan yang lebih adaptif. Namun, penerapannya juga memerlukan kesiapan sumber daya manusia, peningkatan kompetensi pendidik, dan perhatian terhadap kualitas pembelajaran.
Bagi FTK UIN Ar-Raniry, pertukaran pengetahuan dalam forum internasional ini relevan dengan upaya mempersiapkan calon pendidik yang mampu menghadapi perubahan zaman. Wawasan mengenai praktik pendidikan dari berbagai negara diharapkan dapat menjadi referensi dalam mengembangkan pembelajaran yang responsif terhadap kebutuhan masa depan.
Selain memperluas pengetahuan, forum tersebut juga membuka peluang untuk membangun jejaring akademik lintas negara. Hubungan antarinstitusi pendidikan dapat menjadi landasan bagi pertukaran pengalaman serta penjajakan kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan inovasi pembelajaran.
Keikutsertaan Dekan FTK UIN Ar-Raniry dalam forum pendidikan global ini diharapkan dapat memperkaya perspektif pengembangan fakultas sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan yang berorientasi pada inovasi, kolaborasi, dan kebutuhan masyarakat.
Melalui keterlibatan dalam kegiatan akademik internasional, UIN Ar-Raniry terus berupaya memperluas wawasan pendidikan dan memperkuat kesiapan menghadapi tantangan transformasi digital. Langkah ini diharapkan turut mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan mampu berkontribusi dalam dunia pendidikan.

