BANDA ACEH – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Prof. Yusril Ihza Mahendra, tiba di Aceh pada Rabu (4/11/2026). Dalam rangkaian kunjungan kerjanya selama tiga hari, Yusril dijadwalkan menerima gelar Doktor Kehormatan atau Doctor Honoris Causa (Dr. HC) dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Pesawat yang membawa Yusril bersama rombongan mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, sekitar pukul 10.15 WIB. Kedatangannya disambut sejumlah pejabat daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh.
Di antara pejabat yang hadir menyambut kedatangan Yusril adalah Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Ketua DPRA Zulfadhli, anggota Majelis Tuha Peut Wali Nanggroe H. Sulaiman Abda, Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Mujiburrahman, serta Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Latif Usman.
Agenda utama kunjungan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis (5/11/2026). UIN Ar-Raniry akan menganugerahkan gelar Doktor Kehormatan kepada Yusril dalam bidang Fiqh Modern atau Hukum Islam melalui rapat senat terbuka di lingkungan kampus.
Prosesi penganugerahan direncanakan dimulai pukul 08.30 WIB hingga 12.00 WIB. Dalam kesempatan itu, Yusril juga dijadwalkan menyampaikan orasi ilmiah di hadapan sivitas akademika dan para undangan.
Penganugerahan gelar kehormatan tersebut menjadi salah satu agenda akademik penting dalam kunjungan Yusril ke Aceh. Bidang Fiqh Modern yang menjadi dasar penganugerahan berkaitan dengan perkembangan pemikiran hukum Islam dalam merespons persoalan masyarakat dan perubahan zaman.
Selain agenda di lingkungan perguruan tinggi, Yusril juga dijadwalkan menyampaikan orasi ilmiah di Gedung Utama DPRA pada Kamis sore. Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut dengan agenda keagamaan dan kegiatan bersama Partai Bulan Bintang (PBB) Aceh.
Selama berada di Aceh, Yusril juga memiliki sejumlah agenda kunjungan ke lokasi bersejarah dan pusat kegiatan masyarakat. Pada hari pertama, ia dijadwalkan mengunjungi Museum Tsunami Aceh, Museum PLTD Apung, serta Pusaka Souvenir Gallery di Banda Aceh.
Pada malam harinya, Yusril dijadwalkan menghadiri jamuan makan malam bersama Wakil Gubernur Aceh, Wali Nanggroe, dan Ketua DPRA di Pendopo Wali Nanggroe.
Rangkaian kunjungan kerja tersebut dijadwalkan berakhir pada Jumat (6/11/2026). Sebelum kembali ke Jakarta, Yusril diagendakan menunaikan salat Jumat di Masjid Raya Baiturrahman. Ia kemudian dijadwalkan bertolak menggunakan penerbangan Garuda Indonesia pada pukul 15.40 WIB.
Kunjungan ini menempatkan UIN Ar-Raniry sebagai salah satu pusat agenda akademik Yusril selama berada di Aceh, khususnya melalui rencana penganugerahan gelar Doktor Kehormatan dalam bidang Fiqh Modern.













