BANDA ACEH – Kolaborasi PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) dan UIN Ar-Raniry Banda Aceh berhasil mencatatkan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) melalui pembukaan 3.561 rekening Tabungan Emas oleh sivitas akademika dalam waktu tujuh jam.
Pencapaian tersebut memperoleh pengakuan MURI dalam kategori “Pembukaan Rekening Emas oleh Sivitas Akademika Terbanyak”. Penyerahan piagam rekor berlangsung pada puncak peringatan Milad ke-63 UIN Ar-Raniry, Kamis (5/11/2026), di Banda Aceh.
Pembukaan rekening dilakukan sehari sebelumnya, Rabu (4/11/2026), mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Program ini melibatkan BSI Regional 1 Aceh bersama UIN Ar-Raniry dan didukung sejumlah kantor cabang BSI yang memberikan layanan pembukaan rekening secara serentak.
Direktur Compliance & Human Capital BSI, Arief Adhi Sanjaya, menyebut pencapaian tersebut mencerminkan tingginya antusiasme sivitas akademika terhadap layanan keuangan syariah, khususnya investasi emas.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya berorientasi pada pemecahan rekor, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai perencanaan keuangan dan pengelolaan aset sejak dini.
Arief menjelaskan, lingkungan perguruan tinggi merupakan salah satu ekosistem strategis dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah. Karena itu, BSI terus mendorong kerja sama dengan institusi pendidikan agar layanan keuangan syariah semakin mudah dijangkau dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, RCEO BSI Regional 1 Aceh, Imsak Ramadhan, mengatakan pembukaan ribuan rekening dalam waktu singkat tersebut menunjukkan kesiapan jaringan layanan dan infrastruktur digital BSI dalam memberikan pelayanan kepada sivitas akademika.
Ia juga menyampaikan bahwa kolaborasi dengan UIN Ar-Raniry menjadi bagian dari upaya BSI memperluas pemanfaatan layanan keuangan syariah di lingkungan pendidikan dan masyarakat Aceh.
Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag., menyambut pencapaian tersebut sebagai hadiah bagi kampus dalam momentum Milad ke-63. Ia menilai gerakan menabung emas yang melibatkan sivitas akademika merupakan bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendorong budaya pengelolaan keuangan berdasarkan prinsip syariah.
“Rekor ini adalah kado terindah untuk Milad ke-63. Kami bangga sivitas akademika bergerak bersama membangun budaya menabung yang sesuai prinsip syariah,” ujar Mujiburrahman.
Melalui kolaborasi ini, BSI dan UIN Ar-Raniry diharapkan dapat memperkuat edukasi keuangan syariah, terutama mengenai pengelolaan keuangan dan investasi emas di kalangan mahasiswa.
BSI juga menyediakan layanan Tabungan Emas melalui aplikasi BYOND by BSI. Berdasarkan keterangan perusahaan, masyarakat dapat mulai menabung emas dengan nominal terjangkau, mulai dari Rp50 ribu.
Pencatatan rekor MURI ini sekaligus menjadi momentum bagi kedua institusi untuk melanjutkan kerja sama dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah, khususnya di Aceh.
Editor : Farhan
Foto : Humas UIN













